4 Bahaya Memakai Korset Saat Berolahraga

Memakai korset saat berolahraga mungkin terlihat menarik, tetapi efek negatifnya lebih besar dari pada manfaatnya. Jadi pastikan Anda mengenakannya dengan bijak.

4 Bahaya Memakai Korset Saat Berolahraga

Korset seringkali digunakan untuk mendukung postur, membantu memperbaiki kelainan bentuk tubuh atau bahkan untuk tujuan estetika.

Belakangan ini, tren memakai korset saat berolahraga semakin populer. Terutama di kalangan mereka yang ingin mendapatkan bentuk tubuh ideal dengan cepat.

Sayangnya, pemakaian korset saat olahraga justru bisa membahayakan kesehatan. Berikut adalah empat bahaya memakai korset saat berolahraga yang perlu Anda ketahui.

Mengganggu Pernafasan 

Korset dirancang untuk memberikan tekanan pada tubuh, terutama di area perut dan pinggang. Saat dikenakan dalam jangka waktu lama, korset dapat membatasi ruang bagi paru-paru untuk berkembang dengan maksimal sehingga bisa mengurangi kapasitas pernapasan.

Dalam aktivitas olahraga, di mana tubuh memerlukan pasokan oksigen yang cukup untuk mendukung kinerja, penghalangan terhadap pernapasan seperti ini bisa sangat berbahaya.

Mengurangi Fleksibilitas dan Mobilitas

Salah satu tujuan berolahraga adalah untuk meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas tubuh. Korset yang terlalu ketat dapat membatasi gerakan tubuh, terutama pada area pinggang dan punggung.

Hal ini bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk bergerak dengan bebas, memperlambat reaksi tubuh terutama jika Anda melakukan olahraga intensitas tinggi. Tentu hal ini meningkatkan risiko cedera jadi lebih besar.

Berpotensi Menekan Organ dalam Tubuh

Korset yang terlalu ketat dapat menekan organ dalam seperti lambung, hati, usus, dan diafragma. Hal ini dapat mengganggu fungsi pencernaan dan pernapasan. Korset membatasi ekspansi diafragma, yang bisa membuat pernapasan menjadi dangkal. Ini dapat mengurangi asupan oksigen, yang penting untuk performa olahraga.

Gangguan Sirkulasi Darah

Mengenakan korset saat berolahraga berpotensi memberikan tekanan berlebihan pada tubuh. Tentu ini bisa menghambat aliran darah yang lancar, terutama di area pinggang dan perut. Aliran darah yang terhambat dapat menyebabkan penurunan pasokan oksigen ke jaringan tubuh terkait, yang penting untuk menjaga fungsi otot selama berolahraga.

Kesimpulannya, korset memang menarik, tapi efek sampingnya tidak bisa dianggap remeh. Meskipun korset dapat memberikan dukungan pada postur tubuh, penggunaannya saat berolahraga berpotensi menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari penggunaan korset saat berolahraga dan memilih pakaian yang lebih nyaman dan mendukung gerakan tubuh dengan bebas.

Sebaiknya, konsultasikan dengan profesional medis jika Anda membutuhkan dukungan ekstra untuk postur tubuh atau masalah kesehatan lainnya. 


Penulis : Anna Rehulina