Awas! Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai Jika Makan Berlebihan Saat Lebaran

Lebaran memang momen untuk menikmati hidangan lezat, tetapi tetap harus bijak dalam mengatur porsi makan.

Awas! Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai Jika Makan Berlebihan Saat Lebaran

Lebaran identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, ketupat, dan aneka kue kering. Setelah sebulan berpuasa, banyak orang sulit menahan diri untuk tidak makan berlebihan.

Namun, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Apa saja risiko kesehatan yang bisa muncul akibat makan berlebihan saat Lebaran? Simak ulasannya berikut ini!

1. Gangguan Pencernaan

Makan dalam jumlah besar, terutama makanan tinggi lemak dan bersantan, dapat membebani sistem pencernaan. Akibatnya, Anda bisa mengalami:

  • Perut kembung akibat produksi gas berlebih.
  • Sembelit karena kurangnya serat dalam makanan Lebaran.
  • Diare jika mengonsumsi makanan yang mengandung santan dan minyak secara berlebihan.

Untuk mencegahnya, seimbangkan konsumsi makanan berlemak dengan sayur dan buah, serta perbanyak minum air putih.

2. Lonjakan Gula Darah

Hidangan manis seperti kue kering, kolak, dan es sirup mengandung gula tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, kadar gula darah bisa melonjak dan meningkatkan risiko:

  • Diabetes tipe 2 bagi mereka yang sudah memiliki riwayat keluarga diabetes.
  • Kelelahan dan pusing akibat fluktuasi gula darah yang drastis.

Agar lebih aman, batasi konsumsi makanan manis dan pilih alternatif yang lebih sehat, seperti buah segar.

3. Peningkatan Berat Badan

Makan berlebihan terutama saat Lebaran, sering kali tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Hal ini menyebabkan kelebihan kalori yang bisa berujung pada peningkatan berat badan. Dalam jangka panjang, obesitas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kolesterol tinggi.
  • Penyakit jantung.

Untuk menghindarinya, cobalah untuk tetap aktif dengan berjalan kaki atau melakukan olahraga intensitas ringan sampai sedang seperti yoga, bersepeda, badminton dan lainnya.

4. Risiko Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi

Makanan bersantan dan berlemak tinggi seperti rendang dan gulai dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol tinggi bisa menyebabkan:

  • Penyumbatan pembuluh darah, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
  • Tekanan darah tinggi, akibat asupan garam yang berlebihan dari makanan olahan dan lauk berkuah.

Sebaiknya, konsumsi makanan tinggi lemak dalam jumlah wajar dan seimbangkan dengan makanan sehat lainnya.

5. Asam Lambung Naik (GERD)

Makan berlebihan, terutama makanan pedas, berminyak, dan bersantan, bisa memicu naiknya asam lambung. Ini menyebabkan gejala seperti:

  • Rasa terbakar di dada (heartburn).
  • Mual dan kembung.
  • Sendawa terus-menerus.

Agar terhindar dari GERD, sebaiknya makan dalam porsi kecil namun sering, dan hindari langsung berbaring setelah makan.

Kesimpulannya, lebaran memang momen untuk menikmati hidangan lezat, tetapi tetap harus bijak dalam mengatur porsi makan. Dengan menjaga keseimbangan asupan makanan dan tetap aktif bergerak, kamu bisa menikmati Lebaran tanpa harus khawatir dengan risiko kesehatan.

Yuk, tetap jaga kesehatan meski banyak makanan menggoda!


Penulis: Imada Lubis