Benarkah RDL Bikin Sakit Pinggang? Begini Penjelasannya!

Romanian Deadlift (RDL) adalah latihan yang sangat efektif untuk memperkuat otot hamstring, glutes, dan punggung bawah, serta membantu meningkatkan stabilitas tubuh.

Benarkah RDL Bikin Sakit Pinggang? Begini Penjelasannya!

Anda baru mulai berolahraga dan masih belajar beberapa gerakan fitness termasuk RDL atau Romanian Deadlift tetapi malah sakit pinggang usai mempraktikkannya?

Berkali-kali belajar juga masih mengalami hal yang sama? Janngan nyerah dulu, ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan terapkan dalam melakukan RDL agar tak sakit pinggang.

Yuk Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut.

 

Romanian Deadlift adalah variasi dari gerakan fitness (deadlift) yang utamanya berfungsi untuk melatih otot paha bagian belakang. Bukan hanya otot hamstring saja yang terlatih, melainkan juga otot bokong, otot punggung bagian bawah, dan gerakan ini juga membantu dalam memperbaiki postur tubuh.

Namun gerakan ini tidak sesederhana kelihatannya, banyak orang yang kesulitan dalam melakukan gerakan ini. Mulai dari otot hamstring yang tidak terasa kontraksinya, sampai orang yang malah merasa mengalami sakit pinggang.

Tips di bawah ini akan membantu Anda untuk mempelajari gerakan RDL dan mencegah sakit pinggang.

 

Berikut beberapa penyebab sakit pinggang saat melakukan RDL dan tips mencegahnya : 

Melakukan dengan Teknik yang Salah

Punggung yang terlalu membungkuk ke depan dan membentuk huruf C dapat membuat gerakan tidak maksimal dan sakit pinggang. Mulailah dari awal tanpa menggunakan beban untuk memperbaiki postur agar lebih tegak.

Mulailah dengan punggung lurus, bahu ditarik ke belakang, dan dada sedikit terangkat. Gerakan dimulai dari pinggul (hip hinge), dorong pinggul ke belakang tanpa membungkukkan punggung

Menggunakan Beban yang Terlalu Berat

Saat Anda menggunakan beban di luar kemampuan otot hamstring dan glutes, punggung bawah akhirnya terbebani. Jika teknik sudah benar maka boleh ditambah menggunakan beban, gunakan beban ringan terlebih dahulu, fokus pada teknik dan kontrol gerakan, barulah menaikkan beban secara bertahap.

Kurangnya Aktivasi Otot Hamstring dan Glutes

Tidak cukup menggunakan otot belakang paha dan bokong, menyebabkan punggung bawah yang bekerja keras. Lakukan peregangan dinamis alih-alih statis pada otot hamstring dan glutes untuk aktivasi agar otot lebih siap dalam melakukan gerakan.

Minimnya Pemantauan saat Latihan

Pemula yang masih kaku dengan gerakan sebaiknya menggunakan cermin atau bantuan instruktur agar meminimalisir kesalahan teknik yang beresiko besar untuk cedera, termasuk sakit pinggang

Kesimpulannya, romanian deadlift (RDL) adalah latihan yang sangat efektif untuk memperkuat otot hamstring, glutes, dan punggung bawah, serta membantu meningkatkan stabilitas tubuh. Namun, teknik yang tepat sangat penting untuk menghindari cedera, terutama pada punggung bawah.

Diharapkan dengan memperhatikan postur, menggunakan beban yang sesuai, dan melakukan pemanasan yang cukup, Anda dapat memaksimalkan manfaat RDL tanpa risiko cedera.

Jadikan latihan ini bagian dari rutinitas fitness Anda untuk membangun kekuatan dan daya tahan otot secara optimal.


Penulis: Khairi Syakira