Jangan Salah Pilih! 4 Makanan yang Tidak Disarankan Saat Buka Puasa

Hindari gorengan, minuman manis, dan makanan tinggi lemak saat berbuka. Jangan salah pilih agar Anda terhindar dari gangguan lambung dan lonjakan gula darah.

Jangan Salah Pilih! 4 Makanan yang Tidak Disarankan Saat Buka Puasa

Perut berada dalam kondisi kosong selama belasan jam saat puasa. Sistem pencernaan beristirahat cukup lama dan menjadi lebih sensitif ketika menerima asupan pertama. Pilihan makanan saat berbuka sangat menentukan apakah tubuh merasa segar atau justru tidak nyaman.

Menu berbuka sebaiknya membantu mengembalikan energi secara bertahap. Sayangnya, beberapa jenis makanan justru bisa memicu lonjakan gula darah, gangguan lambung, hingga rasa lemas setelah makan. Agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat, berikut empat makanan yang tidak disarankan saat buka puasa.


BACA JUGA: Olahraga Saat Puasa, Kapan dan Apa yang Paling Cocok?


1. Gorengan Berlebihan

Gorengan seperti bakwan, risoles, atau tahu isi memang menggoda setelah seharian menahan lapar. Tekstur renyah dan rasa gurih membuatnya sulit ditolak.

Namun kandungan minyak dan lemak jenuh yang tinggi dapat memberatkan kerja lambung. Dampak konsumsi gorengan saat berbuka:

  • Memicu asam lambung naik
  • Menyebabkan perut kembung
  • Memperlambat proses pencernaan
  • Menambah asupan kalori berlebihan

Minyak yang digunakan berulang kali juga berisiko menghasilkan lemak trans. Pilihan lebih sehat adalah makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.

2. Minuman Manis dengan Gula Tinggi

Sirup, minuman bersoda, atau teh manis pekat sering menjadi menu favorit berbuka. Rasa manis memang membantu mengembalikan gula darah, tetapi konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan drastis.

Lonjakan gula darah biasanya diikuti penurunan cepat yang membuat tubuh kembali lemas. Risiko lainnya meliputi peningkatan berat badan dan gangguan metabolisme jika dikonsumsi terus-menerus.

Alternatif yang lebih baik adalah:

  • Air putih
  • Air kelapa tanpa tambahan gula
  • Jus buah tanpa gula tambahan
  • Kurma dalam porsi wajar

Makan bertahap jauh lebih baik dibanding membanjiri tubuh dengan gula dalam jumlah besar.

3. Makanan Pedas Berlebihan

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung. Setelah perut kosong seharian, konsumsi cabai atau sambal dalam jumlah banyak berpotensi menyebabkan nyeri ulu hati dan gangguan pencernaan.

Gejala yang mungkin muncul:

  • Perut terasa panas
  • Mual
  • Diare
  • Gangguan lambung pada malam hari

Bagi yang memiliki riwayat maag atau asam lambung, risiko ini bisa lebih besar. Konsumsi makanan pedas sebaiknya ditunda hingga kondisi lambung lebih stabil setelah makan utama.

4. Makanan Tinggi Lemak dan Santan Kental

Hidangan bersantan kental seperti gulai atau opor memang lezat, tetapi kadar lemak yang tinggi dapat memperlambat pengosongan lambung. Proses pencernaan menjadi lebih berat, terutama saat perut baru menerima asupan setelah berpuasa.

Efek yang mungkin dirasakan:

  • Rasa begah
  • Mengantuk berlebihan
  • Gangguan pencernaan

Konsumsi makanan berlemak sebaiknya dibatasi dan dikombinasikan dengan sayur serta sumber protein tanpa lemak agar lebih seimbang.


BACA JUGA: Junk Food Memang Bikin Senang Sesaat, Tapi Makanan Sehat Bisa Bikin Anda Lebih Bahagia


Cara Aman Memulai Buka Puasa

Pola berbuka yang lebih sehat dimulai dengan langkah sederhana. Awali dengan air putih dan 1–3 butir kurma untuk mengembalikan energi secara alami. Beri jeda beberapa menit sebelum mengonsumsi makanan utama.

Prioritaskan makanan dengan kandungan:

  • Karbohidrat kompleks
  • Protein tanpa lemak
  • Serat dari sayuran
  • Lemak sehat dalam porsi wajar

Kebiasaan ini membantu menjaga kestabilan gula darah dan kenyamanan pencernaan.

Ingat! Pentingnya Kendalikan Porsi

Jenis makanan memang penting, tetapi jumlah konsumsi juga berperan besar. Makan berlebihan saat berbuka dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Mengatur porsi membantu tubuh beradaptasi kembali setelah puasa. Tubuh membutuhkan waktu untuk kembali aktif dalam mencerna makanan.


BACA JUGA: Resep Cinnamon Overnight Oats With Dates


Kesimpulannya, pilihan makanan saat berbuka menentukan kualitas kesehatan selama bulan puasa. Gorengan berlebihan, minuman tinggi gula, makanan pedas ekstrem, serta hidangan tinggi lemak sebaiknya dibatasi.