Kenapa Nafsu Makan Meningkat Setelah Olahraga? Ini Penjelasannya

Nafsu makan yang meningkat setelah olahraga merupakan mekanisme alami tubuh. Pengelolaan nutrisi yang tepat menjadi kunci agar manfaat olahraga tetap maksimal tanpa mengganggu kesehatan maupun tujuan kebugaran Anda.

Kenapa Nafsu Makan Meningkat Setelah Olahraga? Ini Penjelasannya

Rasa lapar yang meningkat setelah olahraga adakalanya membuat sebagian orang bingung atau bahkan merasa gagal menjaga pola makan. Harapan membakar kalori justru berakhir dengan keinginan makan lebih banyak dari biasanya.

Kondisi ini bukan tanda kurang disiplin, melainkan respons biologis tubuh yang bekerja secara alami untuk menjaga keseimbangan energi. Berikut penjelasannya.

Tubuh Kehilangan Energi dan Perlu Penggantian

Aktivitas fisik menguras cadangan glikogen, yaitu sumber energi utama yang tersimpan di otot dan hati. Setelah latihan selesai, tubuh mendeteksi penurunan energi dan langsung mengirim sinyal ke otak agar asupan energi segera dipenuhi.

Intensitas dan durasi olahraga sangat memengaruhi kuat atau tidaknya sinyal lapar tersebut. Semakin berat latihan, semakin besar kebutuhan pengisian ulang energi.

Hormon Ghrelin Meningkat Setelah Latihan

Ghrelin dikenal sebagai hormon pemicu rasa lapar. Pada jenis olahraga tertentu seperti latihan kekuatan, latihan intensitas sedang berdurasi lama, atau olahraga dengan detak jantung stabil, kadar ghrelin dapat meningkat setelah latihan selesai. Inilah yang membuat keinginan makan muncul secara tiba-tiba, bahkan terasa lebih kuat dibanding hari tanpa olahraga.

Hormon Kenyang Mengalami Penurunan

Leptin dan PYY berperan mengirim sinyal kenyang ke otak. Setelah sesi latihan, kadar kedua hormon ini dapat menurun sementara. Akibatnya, otak membutuhkan lebih banyak makanan untuk merasakan puas. Kondisi ini membuat porsi makan terasa kurang meskipun jumlah kalori sebenarnya sudah cukup.


BACA JUGA: Resep Sandwich Telur Tortilla


Perubahan Sistem Saraf dan Suhu Tubuh

Suhu tubuh meningkat saat olahraga berlangsung, disertai aktivasi sistem saraf simpatis atau mode “siaga”. Keadaan ini menekan rasa lapar selama latihan. Setelah olahraga berakhir, suhu tubuh menurun dan sistem saraf kembali ke mode istirahat. Penurunan ini memunculkan rasa lapar yang sebelumnya tertahan, sehingga muncul secara bersamaan dan terasa intens.

Latihan Beban Memicu Lapar Lebih Kuat

Latihan kekuatan menyebabkan kerusakan mikro pada jaringan otot. Proses pemulihan otot membutuhkan energi dan protein dalam jumlah cukup. Selain itu, efek afterburn atau peningkatan metabolisme setelah latihan membuat tubuh terus membakar kalori bahkan saat istirahat. Kombinasi faktor tersebut membuat keinginan makan setelah angkat beban cenderung lebih besar.


BACA JUGA: 6 Dampak Intensitas Olahraga terhadap Produksi Kortisol dan Endorfin dalam Tubuh


Kortisol dan Faktor Psikologis

Stres fisik akibat olahraga memicu pelepasan hormon kortisol. Pada sebagian orang, hormon ini dapat meningkatkan nafsu makan dan memicu emotional eating.

Faktor psikologis juga berperan, seperti anggapan bahwa olahraga adalah “izin” untuk makan lebih banyak sebagai bentuk hadiah. Pola pikir ini sering membuat asupan kalori berlebihan tanpa disadari.

Selain itu, kehilangan cairan melalui keringat adakalanya disalahartikan sebagai rasa lapar. Otak memiliki sinyal yang mirip antara haus dan lapar. Kondisi ini membuat keinginan makan muncul padahal tubuh sebenarnya membutuhkan air. Minum air putih setelah latihan bisa membantu meredakan rasa lapar palsu.

Tips Mengontrol Nafsu Makan Setelah Olahraga

Cara yang cerdas diperlukan agar peningkatan nafsu makan tidak berujung makan berlebihan. Konsumsi makanan ringan yang sehat sebelum latihan membantu menstabilkan hormon lapar.

Asupan pasca olahraga sebaiknya mengandung karbohidrat dan protein untuk mengisi energi dan memperbaiki otot. Protein juga membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Tidur cukup dan menghindari konsep reward food turut berperan menjaga keseimbangan asupan.


BACA JUGA: Gaya Hidup Seimbang: Kunci Lebih Fokus dan Penuh Energi Seharian


Kesimpulannya, nafsu makan meningkat setelah olahraga merupakan mekanisme alami tubuh untuk pulih dan mempertahankan energi. Pengelolaan nutrisi yang tepat menjadi kunci agar manfaat olahraga tetap maksimal tanpa mengganggu kesehatan maupun tujuan kebugaran Anda.