Kesalahan-Kesalahan Umum di Gym yang Bisa Memicu Cedera dan Cara Menghindarinya
Cedera di gym sering terjadi akibat kesalahan latihan sepele yang terlalu sering diabaikan. Kenali kesalahan-kesalahan tersebut agar tak menghambat progress latihan atau malah membahayakan Anda disini.
Latihan di gym menjadi pilihan populer untuk menjaga kebugaran dan membentuk tubuh bagi banyak orang. Hasil maksimal tentu menjadi tujuan utama, tetapi latihan yang dilakukan tanpa pemahaman yang tepat justru bisa memicu cedera.
Cedera gym tidak hanya menghambat progres latihan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat. Kesalahan kecil yang dilakukan berulang kali sering menjadi penyebab utama cedera.
Pemahaman terhadap kesalahan-kesalahan ini akan membantu menjaga latihan yang Anda lakukan tetap aman, efektif dan berkelanjutan.
Mengabaikan Pemanasan Sebelum Latihan
Pemanasan sering dianggap tidak penting dan dilewati agar bisa langsung masuk ke latihan inti. Kebiasaan ini membuat otot dan sendi belum siap menerima beban, sehingga risiko cedera meningkat.
Pemanasan dinamis selama 5–10 menit membantu meningkatkan aliran darah, fleksibilitas, dan kesiapan sendi. Gerakan seperti jumping jack, arm circle, dan bodyweight squat dapat membantu tubuh beradaptasi sebelum latihan berat dimulai.
Teknik Latihan yang Tidak Tepat
Teknik gerakan yang salah menjadi penyebab paling umum cedera di gym. Squat dengan lutut tidak sejajar, deadlift dengan punggung membulat, atau bench press tanpa kontrol dapat memberi tekanan berlebih pada sendi dan tulang belakang.
Fokus pada kualitas gerakan jauh lebih penting dibanding beban berat. Menguasai teknik dasar dengan beban ringan membantu tubuh bergerak secara efisien dan aman. Bantuan pelatih profesional sangat disarankan, terutama bagi pemula.
BACA JUGA: Rawat Tubuh Sebelum Ia Memberi Peringatan! Ini 5 Caranya
Mengangkat Beban Terlalu Berat atau Terlalu Cepat
Ambisi untuk cepat kuat sering mendorong seseorang mengangkat beban di luar kemampuan tubuh. Otot mungkin mampu menyesuaikan diri dengan cepat, tetapi sendi, tendon, dan ligamen membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi.
Penerapan progressive overload secara bertahap akan membantu tubuh berkembang tanpa meningkatkan risiko cedera. Penambahan beban sebaiknya dilakukan secara perlahan dengan memperhatikan respons tubuh.
Kurangnya Waktu Istirahat dan Recovery
Latihan setiap hari tanpa jeda sering dianggap sebagai tanda disiplin tinggi. Kenyataannya, kebiasaan ini justru meningkatkan risiko overtraining dan cedera sendi.
Proses pemulihan terjadi saat tubuh beristirahat. Tidur berkualitas, jadwal latihan seimbang, serta sesi stretching atau foam rolling membantu mempercepat regenerasi otot dan menjaga kesehatan sendi.
BACA JUGA: Olahraga Ramah Sendi: Tetap Aktif Tanpa Nyeri atau Risiko Cedera
Mengabaikan Sinyal Nyeri dari Tubuh
Nyeri sering disalahartikan sebagai bagian normal dari latihan. Rasa tidak nyaman memang wajar, tetapi nyeri tajam, bengkak, atau rasa sakit yang menetap merupakan sinyal bahaya.
Mengenali perbedaan antara nyeri otot dan nyeri sendi sangat penting. Menghentikan latihan sementara dan mengevaluasi penyebab nyeri dapat mencegah cedera yang lebih serius.
Perlengkapan Latihan yang Tidak Sesuai
Sepatu dan alat latihan berperan besar dalam menjaga stabilitas dan keamanan tubuh. Sepatu yang tidak sesuai dengan jenis latihan dapat meningkatkan tekanan pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul.
Perlengkapan yang tepat membantu menyerap benturan dan menjaga postur tetap stabil. Pemeriksaan rutin pada alat latihan juga penting untuk memastikan keamanan selama berolahraga.
BACA JUGA: Apakah Aman Berolahraga Saat Flu Atau Demam? Ini Penjelasannya!
Cara Menghindari Cedera Saat Latihan di Gym

- Lakukan Pemanasan dan Pendinginan secara Tepat dan Konsisten
Pemanasan menyiapkan tubuh sebelum latihan, sedangkan pendinginan membantu proses pemulihan. - Utamakan Teknik yang Benar Dibanding Beban Berat
Gerakan yang terkontrol menjaga sendi dan otot tetap aman. - Tingkatkan Beban Secara Bertahap
Progres perlahan memberi waktu adaptasi bagi otot dan sendi. - Atur Jadwal Latihan dan Istirahat dengan Seimbang
Waktu pemulihan membantu mencegah cedera akibat overtraining. - Gunakan Perlengkapan Olahraga yang Sesuai
Sepatu dan alat yang tepat mendukung stabilitas dan keamanan latihan. - Perhatikan Sinyal dari Tubuh
Nyeri yang tidak wajar perlu segera dievaluasi dengan pelatih kebugaran Anda, jangan diabaikan begitu saja apalagi jika berlangsung terus menerus.
BACA JUGA: Kenapa Nafsu Makan Meningkat Setelah Olahraga? Ini Penjelasannya
Kesalahan-kesalahan umum diatas sering kali terjadi tanpa disadari dan dapat memicu cedera serius jika dibiarkan. Pemanasan yang terlewat, teknik yang salah, beban berlebihan, serta kurangnya pemulihan menjadi faktor utama penyebab masalah.
Latihan yang aman membutuhkan cara latihan yang cerdas dan penuh kesadaran. Fokus pada teknik, konsistensi, dan kesehatan jangka panjang akan membantu perjalanan fitness Anda berjalan lebih optimal dan minim cedera.
Latihan Lebih Aman dan Efektif dengan Kelas Fitness 1 on 1 Online Personal Trainer

Latihan di gym akan memberikan hasil optimal ketika dilakukan secara konsisten dengan program yang tepat dan pendampingan profesional.
KELAS FITNESS lewat program 1 on 1 Online Personal Trainer hadir untuk membantu Anda berlatih secara aman, terarah, dan sesuai kemampuan tubuh. Setiap sesi dirancang secara personal untuk meminimalkan risiko cedera sekaligus memaksimalkan progres latihan.
Kenapa pilih Kelas Fitness 1 on 1 Online Personal Trainer?
✅ Program latihan 100 % personalized sesuai tujuan kebugaran, kondisi tubuh dan usia sehingga aman dari resiko cedera maupun overtraining.
✅ Latihan bisa dijadwal sesuai waktu Anda.
✅ Dipandu instruktur berpengalaman jadi tidak asal gerak.
✅ Harga super terjangkau, cocok untuk semua kalangan.
✅ Latihan bisa dilakukan di rumah atau gym dengan panduan langsung instruktur.
✅ Pola makan sehat tapi tetap enak, bebas dari rasa tersiksa, disusun dan dipantau ahli gizi.
✅ Butuh jawaban cepat terkait program? Cukup tanyakan ke Customer Service, dijamin responsif dan ramah.
Bonus Konsultasi Dokter sebelum mulai, jadi semua program pasti aman! Mulai sekarang dan jangan biarkan kesalahan latihan menghambat progres Anda.